Tips Memilih Lem Keramik untuk Ukuran Granit dan Homogenous Tile
Granit dan homogenous tile kini banyak
dipilih untuk desain hunian modern. Namun, material ini memiliki ukuran dan
bobot yang jauh lebih besar dibandingkan keramik biasa. Karena itu, pemilihan
lem keramik tidak bisa dilakukan sembarangan.
Menggunakan perekat yang tidak sesuai dapat
menyebabkan keramik kopong, retak, hingga terlepas setelah beberapa waktu
penggunaan.
Oleh sebab itu, penting memahami karakter
material serta memilih lem untuk keramik dengan spesifikasi teknis yang tepat
agar pemasangan kuat dan tahan lama.
Tips Memilih Lem
Keramik untuk Granit dan Homogenous Tile
Desain hunian modern banyak menggunakan granit
dan homogenous tile karena tampilannya yang elegan serta daya tahan
tinggi. Namun, Anda tetap harus memasangnya dengan hati-hati. Caranya yaitu:
1.
Perhatikan Ukuran dan Ketebalan
Material
Granit dan homogenous
tile umumnya memiliki ukuran besar, mulai dari 60×60 cm hingga slab
berukuran lebih dari 120×240 cm. Semakin besar ukuran ubin, semakin tinggi
kebutuhan daya rekatnya.
Ubin besar
membutuhkan perekat yang mampu menjaga kontak penuh antara permukaan keramik
dan lantai agar tidak menimbulkan rongga udara penyebab kopong.
2.
Pilih Lem Keramik dengan Daya
Rekat Tinggi
Material granit
memiliki berat lebih tinggi dibanding keramik standar, sehingga membutuhkan lem
dengan bonding strength tinggi.
Perekat khusus big slab seperti
SikaCeram®-255 Big Slab dirancang untuk memberikan daya rekat maksimal pada
granit dan ubin ukuran besar, baik untuk lantai maupun dinding.
Produk ini mampu menjaga stabilitas pemasangan
bahkan pada area dengan tuntutan performa tinggi. Open time lebih
panjang, aplikasinya mulus dan dapat mengurangi selip vertikal. Cocok untuk
semua jenis granit baik di dalam maupun luar ruangan.
Anda juga bisa menggunakan SikaCeram®-150 CA TileFix
yang cocok untuk aplikasi di lantai dan area kering. Produk ini memiliki daya
lekat yang sangat baik untuk marmer, granit, serta batu alam.
Selain itu, proses aplikasinya pun praktis karena
siap digunakan saat pemasangan, Anda hanya perlu menambahkan air sesuai takaran
sebelum diaplikasikan.
3.
Pastikan Memiliki Fleksibilitas
yang Baik
Perubahan suhu dan
pergerakan struktur bangunan dapat menyebabkan material memuai atau menyusut.
Jika perekat terlalu kaku, risiko retak atau lepas akan meningkat.
Lem keramik dengan
sifat deformable (fleksibel) mampu mengikuti pergerakan material tanpa
kehilangan daya lekatnya. Teknologi ini sangat penting untuk homogeneous tile
yang memiliki kepadatan tinggi dan minim toleransi terhadap tekanan.
4.
Sesuaikan dengan Area Pemasangan (indoor
atau outdoor)
Area pemasangan
sangat menentukan jenis perekat yang digunakan.
●
Indoor: membutuhkan daya rekat stabil dan finishing presisi
●
Outdoor: membutuhkan ketahanan terhadap cuaca dan perubahan suhu
●
Area lalu lintas tinggi: memerlukan perekat performa tinggi
Perekat granit
modern umumnya dapat diaplikasikan pada interior maupun eksterior, termasuk
balkon dan teras dengan paparan cuaca langsung.
5.
Gunakan Lem yang Mampu Menopang
Beban Berat
Selain berat
material, faktor beban penggunaan juga perlu diperhatikan. Lantai ruang tamu,
area komersial, atau koridor memiliki tekanan aktivitas tinggi.
Sistem perekat
khusus big slab mampu menopang beban berat serta mengurangi risiko slip
vertikal saat pemasangan di dinding. Hal ini membantu menjaga posisi ubin tetap
stabil selama proses pengeringan.
6.
Perhatikan Metode Aplikasi untuk
Ubin Ukuran Besar
Pemasangan granit
dan homogenous tile memerlukan teknik khusus seperti:
●
Penggunaan roskam bergerigi besar.
●
Metode double buttering.
●
Penyebaran lem merata tanpa
rongga.
Beberapa perekat
premium memiliki extended open time, yaitu waktu kerja lebih panjang
sehingga aplikator dapat menyesuaikan posisi ubin besar dengan lebih presisi
sebelum mengeras.
Karakteristik Granit
dan Homogenous Tile yang Perlu Dipahami
Memahami sifat material membantu menentukan
jenis perekat yang paling sesuai. Berikut ini karakteristiknya:
1.
Tingkat Kepadatan dan Daya Serap
Air yang Rendah
Homogenous tile diproduksi melalui proses tekanan tinggi sehingga memiliki pori sangat
kecil. Akibatnya, material ini sulit menyerap air maupun semen biasa. Karena
itu, diperlukan lem keramik dengan aditif polimer agar daya rekat tetap
optimal.
2.
Bobot Lebih Berat Dibanding
Keramik Standar
Granit dan homogenous
tile memiliki massa jenis tinggi sehingga memberikan tekanan lebih besar
pada lapisan perekat. Tanpa lem berkekuatan tinggi, keramik berisiko turun atau
terlepas terutama pada aplikasi dinding.
3.
Permukaan Lebih Padat dan Minim
Pori
Permukaan yang
padat membuat ikatan mekanis menjadi terbatas. Perekat modern bekerja menggunakan
kombinasi adhesi kimia dan mekanis agar ikatan tetap kuat.
Inilah alasan
penggunaan adukan semen konvensional tidak lagi direkomendasikan untuk material
besar.
4.
Ukuran Besar Membutuhkan Daya
Lekat Merata
Ubin besar
membutuhkan distribusi perekat hampir 100% di bagian belakangnya. Area kosong
sekecil apa pun dapat menjadi titik lemah yang memicu retak saat menerima
beban.
5.
Risiko Kopong Jika Pemasangan
Tidak Tepat
Keramik kopong pada
granit biasanya terjadi akibat ketebalan lem tidak merata, teknik aplikasi
salah, hingga perekat tidak sesuai spesifikasi. Masalah ini sering baru
terlihat setelah penggunaan beberapa bulan.
Ini Dia Lem Keramik
untuk Granit dan Homogenous Tile
Pemilihan lem keramik untuk granit dan
homogenous tile harus mempertimbangkan ukuran material, daya rekat,
fleksibilitas, serta kondisi area pemasangan.
Material berukuran besar membutuhkan perekat
khusus yang mampu menopang berat sekaligus menjaga distribusi daya lekat secara
merata.
Untuk
kebutuhan standar hingga aplikasi performa tinggi, penggunaan SikaCeram®
TileFix-150 GA cocok untuk pemasangan granit pada area umum.
Sementara
SikaCeram®-255 Big Slab menjadi solusi ideal untuk ubin ukuran besar dan slab
modern karena memiliki fleksibilitas tinggi, daya rekat kuat, serta waktu kerja
lebih panjang sehingga pemasangan lebih presisi dan tahan lama.
Sika sudah berpengalaman selama 115
tahun dan sudah menangani berbagai project nasional maupun
internasional. Salah satu proyeknya di Indonesia yaitu Apurva Kempinski Bali.
Selain
itu, Sika juga berhasil menyelesaikan proyek skala internasional seperti Paroki
Lutherian Evangelik. Sika juga yang pertama kali mencetuskan waterproofing
semen di Indonesia.
Dengan pemilihan produk dan metode pemasangan
yang tepat, granit dan homogenous tile dapat memberikan tampilan premium
sekaligus ketahanan maksimal dalam jangka panjang.
Dapatkan lem keramik Sika melalui Official Shopee Sika.
Untuk informasi produk lainnya, kunjungi situs resmi Sika Indonesia.

