Musran NU di Palalangan, Ketua MWC Cermee Pentingnya Ber-NU

Pendemisioneran Pengurus Ranting NU periode 2015/2020 pada kegiatan Musran NU di kediaman Kades Palalangan, Cermee, Bondowoso.
Musran (Musyawarah Ranting) NU dilaksanakan tiap lima tahun sekali guna melaporkan kinerja kepengurusan selama satu periode. 

Disamping sebagai Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) pengurus selama satu priode, dalam kegiatan Musran juga terdapat sesi pendemisioneran sekaligus pemilihan Ketua Tanfidziyah dan Ro'is Syuriah untuk priode selanjutnya. 

Pengurus Ranting (PR) NU desa Palalangan kecamatan Cermee menggelar Musyawarah Tingkat Ranting di kediaman kades, H. Ibnu Mas'ud, A.Ma, (10/12). 

H. Ibnu dalam sambutannya menyampaikan betapa pentingnya membangun sebuah persaudaraan. Apalagi warga NU, harus lebih ekstra menjaga kerukunan dan ketentraman dalam bermasyarakat. 

Baca juga : 

"Jangan mudah terprovokasi apalagi bertengkar sesama orang NU-nya" ucap kepala desa Palalangan itu. 

Suasana Musran NU di desa Palalangan (10/12) 
Sementara itu, Ketua Majelis Wakil Cabang (MWC) NU kecamatan Cermee, H. Faidul Manan, berpesan kepada seluruh peserta Musran untuk terus aktif dalam organisasi, khususnya Organisasi NU. 

Ia pun beranggapan bahwa NU sebagai organisasi kemasyarakatan senantiasa menjaga amaliah-amaliah keagaamaan, seperti tahlilan, selamatan ataupun amaliah keagamaan lainnya. 

"Dengan adanya Nahdlatul Ulama (NU) amaliyah-amaliyah keagamaan diperkokoh dan dijaga hingga sekarang," jelasnya. 

Tak hanya itu, H. Faidul Manan juga mengajak kepada warga NU disana untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dimasa pandemi, seperti memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Hal itu perlu dilaksankan sebagai cerminan hidup berbangsa dan bernegara. 

"Pemerintah hari ini menerapkan protokol kesehatan, maka kita sebagai warga NU wajib mematuhinya," tegasnya. 

Menurut pantauan kontributor wartanu.com, kegiatan Musran NU di palalangan berjalan meriah. Para undangan pun sangat antusias menghadiri kegiatan tersebut. 

Tercatat dalam laporan panitia, dari delapan undangan yang ditujukan kepada Pengurus Anak Ranting (PAR) hadir semua. Ditambah lagi undangan yang lain seperti banom NU dan Tokoh masyarakat semua berjumlah 150 orang. 

Masih tetap pantauan kontributor wartanu.com, pada Musran NU yang dipimpin oleh seketaris MWCNU cermee Ustad Nur Hasan, S.Pd, terpilihlah Ustad Moh.Syafi'il sebagai Rais Syuriah dan H. Abdur Rahman sebagai ketua tanfidziyah periode 2020/2025. (*)


Kontributor : zaky

Editor : Gufron

Tidak ada komentar

Berikan Komentar Untuk Artikel ini?

Diberdayakan oleh Blogger.