Pelajar NU Curahdami, Kembali adakan Pesantren Ramadan

Pembukaan pesantren Ramadan oleh PAC IPNU-IPPNU Curahdami di Masjid Jami' Darussalam, Curahpoh. 
Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama' (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama'(IPPNU) Kecamatan Curahdami kembali melaksanakan Pesantren Ramadan setelah sempat vakum pada ramadan 2020 lalu. 

Kini, PAC IPNU-IPPNU kecamatan Curahdami kembali mengadakan pesantren Ramadan Angkatan Ke VI dengan mengusung tema "Membentuk Santri Hebat, Pilar Masa Depan Ummat" yang bertempat di Masjid Jami' Darussalam, Curahpoh. 

Baca juga : 

Kegiatan tersebut di hadiri oleh Muhammad Ka'batullah selaku katib Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Curahdami. Beliau berpesan pada orang tua yang hadir untuk tidak memarahi panitia ataupun peserta karena mereka sedang beribadah, mencari pahala dan juga mengembangkan diri dalam agama.  

Tak lupa Bapak Dodik Siregar, Camat kecamatan Curahdami mengingatkan para peserta ataupun panitia tetap mematuhi protokol kesehatan. 

"Jangan lupa tetap menjaga protokol kesehatan dalam setiap kegiatan" kata Dodik mengingatkan.

Pembukaan pesantren ramadan angkatan ke IV ini di buka oleh mantan bupati Bondowoso periode 2008-2018 yakni Bapak Drs. H. Amin Said Husni. 

Drs. H. Amin Said Husni, saat membuka pesantren Ramadan, Rabu (07/04) lalu
Dalam sambutannya beliau mengungkapkan bahwa anak pada usia 6-12 tahun adalah masa keemasannya. 

"Perumpaan besi yang dipanaskan bisa dijadikan apa saja, bisa sendok, pisau, garpu atau alat lainnya. Maka, diperlukan anak-anak mengikuti Pesantren ramadan sebagai Mukaddimah. Besok semakin besar mereka sudah terbiasa mondok bukan hanya satu minggu," ungkapnya.

Pantauan dilapangan, peserta pesantren ramadan yang rata-rata terdiri dari anak berusia 6-12 tahun itu berjalan sangat meriah. Pasalnya para peserta berantusias sekali dalam mengikuti kegiatan yang telah diatar oleh panitia pelaksana. 

Acara tersebut akan terus berlangsung hingga tanggal 02 Mei 2021 mendatang. 


Kontributor : Nabela

Editor : Gufron

Tidak ada komentar

Berikan Komentar Untuk Artikel ini?

Diberdayakan oleh Blogger.