Bulan Ramadan Bukan Hambatan, PK PMII Wahid Hasyim Tetap Laksanakan RTK

Mabinkom PMII Wahid Hasyim, Efsir Rasek saat mengisi sambutan pada RTK Ke V di Graha PMII
Pengurus Komisariat (PK) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Wahid Hasyim Politeknik Negeri Jember (Polije) Kampus II tetap melaksanakan program kerja wajibnya, yakni Rapat Tahunan Komusariat (RTK). 

Meski Ramadan berlangsung, kewajiban dan tanggung jawab harus tetap terlaksana. Acara tersebut bertempat di Graha PMII, Desa Poncogati, Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso. Sabtu, (01/05).

Rapat Tahunan Komisariat (RTK) ke-V kali ini mengusung tema yang sangat unik yaitu 'PMII Nagih Janji'. Dari munculnya 3 kata yang telah tersusun menjadi sebuah tema tersebut, rasanya perlu untuk dikaji lagi bersama kader-kader PMII, bahwa dalam berorganisasi perlu adanya tanggung jawab, kedisiplinan, dan pengamalan nilai-nilai yang ada di dalam tubuh PMII. 

Acara RTK pada bulan ramadan ini dihadiri oleh puluhan kader dan anggota PMII Wahid Hasyim. Serta, beberapa kader Komisariat yang ada di Bondowoso. 

Ketua Panitia RTK, Deni Andika menjabarkan arti dari tema diatas, menurutnya kader PMII yang telah mengikuti Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapaba) banyak yang lupa akan janji suci yang telah diikrarkan pada malam puncak Mapaba, sehingga perlu untuk diberi pemahaman kembali. 

Baca Juga :

"Banyak anggota maupun kader yang lupa akan sumpah bai'atnya, sehingga, perlu pemahaman yang lebih dalam akan sumpah yang telah diungkapkan itu." jelasnya. 

Dirinya berharap dengan adanya tema tersebut dapat memotivasi kembali anggota maupun kader, agar teringat akan sumpah yang pernah diungkap. 

"Sumpah bukanlah sembarang. Tetapi, sumpah butuh bukti yang nyata dari para kader," tegasnya

RTK dibulan yang penuh berkah ini berbeda dengan RTK tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya, pengurus dan panitia pelaksana bersinergi untuk menambah pelatihan Budidaya Dalam Ember (BUDIKDAMBER). 

Selain RTK PK PMII Wahid Hasyim, kegiatan tersebut juga diisi dengan pelatihan Budikdamber 
Adapun pemantik dalam pelatihan Budikdamber itu adalah Achmad Dandi Sutikno Mahasiswa Aktif Polije Kampus II sekaligus kader PMII yang pernah berhasil lolos dalam lomba Program kerja Mahasiswa Vokasi Nasional. 

Sementara itu Ketua Komisariat PMII Wahid Hasyim, Muhammad Aqbil Rizqur Rahman menyampaikan, tujuan diadakannya pelatihan tersebut tak lain untuk menciptakan kemandirian organisasinya. 

Maka baginya dirasa perlu untuk mengasah softskill enterpreneur pada diri kader serta mengembangkan usaha bersama pada priode kepengurusan selanjutnya. 

"Dalam beroganisasi jangan hanya dipandang enaknya saja, kita berorganisasi berarti kita berproses. Didalam berposes tidak ada yang instan semua butuh perjuangan, pengorbanan," ungkap ketua komisariat PMII Wahid Hasyim itu. 

Sebagai ketua Komisariat dia menyarankan kepada seluruh pengurus dan kader, agar RTK ke-V tersebut dapat menjadi acuan untuk kepengurusan selanjutnya yang lebih baik. 

"RTK kali ini harus bisa menjadi acuan kedepannya, agar para kader mampu mengisi ruang-ruang kosong yang mungkin belum terisi, Atau bahkan masih harus diperbaiki," paparnya. 

Disisi lain, Majelis pembina komisariat (Mabinkom), Efsir Rasek menyampaikan kepada kader-kader PMII Wahid Hasyim, agar mempunyai ciri khas sendiri. 

Kata, Efsir, kader PMII Wahid Hasyim yang mempunyai besis Teknik harus berani tampil beda dan menciptakan produk-produk baru. Sehingga nantinya bisa menjadi program dalam kepengurusan. 

"Jangan hanya sekedar mengikuti alur, harus menciptakan formulasi baru, peradaban baru, yang paling penting PMII Wahid Hasyim harus memiliki kekhasan, karakter yang berbeda dengan yang lain," jelas Efsir memotivasi. 

Tidak hanya Mabinkom yang memberi masukan dan apresiasi kepada PMII Wahid Hasyim akan terlaksananya RTK yang tampil beda itu. 

Saiful Khoir (Baju Putih) Ketua PC PMII Bondowoso saat mengisi sambutan pada acara RTK PK PMII Wahid Hasyim
Ketua Pengurus Cabang (PC) PMII Bondowoso, Saiful Khoir sangat mengapresiasi akan semangat kader PMII Wahid Hasyim yang melaksanakan kegiatan kaderisasinya di masa pandemi. 

"Luar biasa semangatnya sahabat-sahabat, meskipun sedang dilanda pandemi, masih mampu merekrut banyak kader dan melaksanakan kegiatan kaderisasinya dengan baik." pujinya 

Dia berharap pada pengurusan selanjutnya, PMII Wahid Hasyim lebih baik lagi baik dalam bidang kaderisasi, keilmuan, pemberdayaan dan lain sebagainya. 

"Semoga calon pengurus yang baru nantinya memberikan yang terbaik kepada PMII dan kepada kader-kadernya," harapnya. 


Kontributor : Muhammad Aqbil Rizqur Rahman (Anggota PAC IPNU Tamanan) 

Editor : Haris

Tidak ada komentar

Berikan Komentar Untuk Artikel ini?

Diberdayakan oleh Blogger.