Perlunya Regenerasi, IPNU IPPNU Pujer Gelar Makesta

Puluhan Pelajar NU Mengikuti Makesta yang di adakan oleh PAC IPNU-IPPNU Pujer
Mengingat perlunya regenerasi pelajar Nahdlatul Ulama (NU), Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Pujer kabupaten Bondowoso adakan kegiatan Masa Kesetian Anggota (Makesta), Jumat, (11/06). 

Kegiatan yang bertempat di kantor Majelis Wakil Cabang (MWC NU) Kecamatan Pujer itu, mengusung tema 'Talaghena Pelajar Onggu, Talaghena IPNU IPPNU'. Tema tersebut terkesan unik dan dapat menarik perhatian para pelajar NU untuk mengikuti acara. 

Ketua panitia kegiatan Makesta, Ahmad Muzayyin mengatakan, dengan tema yang menarik itu mampu meraup puluhan pelajar NU untuk mendaftar dan mengikuti kaderisasi formal awal yang ada di IPNU-IPPNU. 

Baca Juga : 

Muzayyin juga menyampaikan bahwa organisasi IPNU-IPPNU merupakan sebuah wadah bagi pelajar NU untuk menuangkan inspirasinya. Disamping itu, menurutnya dengan bergabung dengan IPNU-IPPNU generasi muda NU khususnya para pelajar lebih mudah merealisasikan angan yang ada didalam dirinya. 

"Sejatinya organisasi ini akan menjadi wadah bagi mereka untuk menuangkan segala inspirasi dan aspirasi dengan mengutamakan kebutuhan orang banyak," ucapnya kepada wartanu.com.

Hal senada juga disampaikan oleh ketua PAC IPPNU Kecamatan Pujer, Erisa, Organisasi IPNU-IPPNU selain sebagai wadah untuk menuangkan kreatifitas, baginya Banom NU yang satu ini akan melatih para anggota dan kadernya untuk paham tata cara letak organisasi, dan Makestalah yang menjadi gerbang awal untuk memulai proses. 

"Kalian disini akan ditempa dan digodok untuk menjadi anggota yang bener-benar paham mengenai tata letak organisasi dari segala aspek. Maka, dalam berorganisasi kita harus mempunyai 3 landasan yakni belajar berjuang dan bertaqwa. Dari ketiga landasan itulah yang akan menjadikan kita semua semakin cinta terhadap organisasi yang akan kalian geluti ini," ungkapnya kepada para peserta Makesta. 

Sementara itu, Ketua Pimpinan Cabang (PC) IPNU Bondowoso, Muhammad Abdul Rizal, dalam sambutannya menjelaskan bahwa sebuah organisasi agar berjalan dengan lancar harus memperkuat pengkaderan para anggotanya. 

Baginya, pengkaderan tersebutlah yang menjadi ruh pada sebuah organisasi, dengan pengkaderan yang matang, kata Rizal akan melahirkan bibit yang unggul dan memperolah pencapaian yang maksimal. 

"Pertama adalah progres sebuah pengkaderan, karena hal itu yang menjadi ruh dalam sebuah organisasi. Apalagi IPNU IPPNU yang merupakan lumbung kaderisasi di NU. sehingga, proses kaderisasi yang mapan bisa melahirkan bibit baru yang unggul dengan pencapaian yang sesuai target, serta maksimal," jelas Rizal saat memberi sambutan. 

Ketua PC IPNU-IPPNU, M. Abdul Rizal saat mengisi sambutan pada acara Makesta
Dipenghujung sambutan, Rizal menegaskan kepada seluruh peserta Makesta dan seluruh kader IPNU-IPPNU yang hadir dalam acara tersebut, untuk senantiasa mengamalkan konsep 3K (Koordinasi, Komunikasi dan Konsultasi). 

"Wajib hukumnya bagi kader dan anggota IPNU-IPPNU menjaga 3K agar mencapai hasil yang ideal dalam berorganisasi," pungkasnya

Pantauan wartanu.com, acara Makesta yang diadakan oleh PAC IPNU-IPPNU Kecamatan Pujer selama tiga hari (11 Juni -13 Juni) itu mendapat support penuh dari MWC NU setempat. 

Drs. Ahmad Afandi, wakil ketua MWC NU Pujer yang turut hadir dan memberi sambutan pada acara tersebut berpesan, agar pelajar NU tidak kolot dan ketinggalan informasi. 

Baginya ditengah-tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi ini, generasi Muda NU, khususnya kader IPNU-IPPNU harus semakin kuat pemahaman tentang Islam ala Ahlussunah wal Jama'ah. 

"Zaman saat ini adalah perang media, disinilah kesempatan kalian berproses dan belajar bagaimana bermedia sosial yang baik, Tentu dengan memperbanyak baca literatur-literatur NU baik aqidahnya, hakikat NU, dan lain sebagainya, dengan demikian kalian akan menjadi pelajar yang profesional," pesan wakil ketua MWC NU Pujer. (*) 


Penulis : Haris

Editor : Gufron

Tidak ada komentar

Berikan Komentar Untuk Artikel ini?

Diberdayakan oleh Blogger.