Antisipasi Krisis Pangan, PW Fatayat NU Jatim Lakukan Program Nandur di Wonosari

Jajaran PW Fatayat NU Jatim bersama PAC Fatayat NU Wonosari laksanakan program Tandur di Kecamatan Wonosari
Pandemi Covid-19 yang berkepanjangan menyebabkan kekhawatiran tidak stabilnya ketersediaan pangan di Tanah Air. Untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk, seperti krisis pangan, PW Fatayat NU Jawa Timur berinisiatif melakukan Program Tandur.

Dengan mengusung tema "Ayok Nandur", PW Fatayat NU Jatim mendampingi PAC Fatayat NU Wonosari, Bondowoso gelar kegiatan yang bermanfaat itu, Sabtu (28/11).

Ketua PW Fatayat NU Jatim, Dewi Winarti, mengatakan, menghadapi pandemi Covid-19 menuntut setiap orang untuk tetap produktif. 

"Program ini mengusung visi untuk mewujudkan perempuan yang mandiri, tangguh, terampil, kreatif, berakhlak mulia serta bermanfaat bagi masyarakat," ujar Winarti.

Jajaran PW Fatayat NU Jatim juga mengharapkan, dengan terselenggaranya Program Tandur ini dapat mencukupi kebutuhan sehari-hari dimasa pandemi, terutama dalam menjaga ketahanan pangan. 

"Dengan program tandur ini kita bisa wujudkan ketahanan pangan dan jiwa, terutama warga Nahdliyin yang ada di Wonosari ini," harap Ketua PW Fatayat NU itu. 

Baca juga :

Proses Nandur dengan memanfaatkan pekarangan seadanya oleh PW Fatayat NU Jatim di Kecamatan Wonosari
Teknik Tandur yang diprogramkan oleh PW Fatayat NU Jatim, menggunakan pola modern. Dengan memanfaatkan media Polybag pada pekarangan seadanya sebagai media tanam, memudahkan seluruh pengurus PAC Fatayat NU Wonosari untuk turut serta dalam melaksanakan Program Tandur tersebut. 

Ketua PAC Wonosari, Sri Hastutik mengatakan, Program Tandur yang diinisiasi oleh PW Fatayat NU itu, diharapkan dapat membantu perekonomian masyarakat setempat. Bahkan dirinya beranggapan jika Program Tandur dilakukan dengan skala besar dan secara kontinu akan menjadi Badan Usaha Milik NU.

"Kedepannya, program ini akan dilaksanakan dengan skala besar sehingga dapat dijadikan usaha mandiri yang dimiliki PAC Fatayat NU Wonosari," pungkasnya. (*)


Kontributor : Andre

Editor : Gufron

Tidak ada komentar

Berikan Komentar Untuk Artikel ini?

Diberdayakan oleh Blogger.