Hey Aku !!!

Risqy Aisyatus Shalehah, Mahasiswa IAIN Jember
 Usia semakin berkurang yaa? 
Tapi masih tetap kaprah seperti sedia kala. 
Perempuan anak pertama
Tidak boleh lemah dihadapan anggara
 
Hey aku! 
Coba lihat! Sudahkah kamu suguhkan tawa padanya? 
Atau beban pikul?

Ayolah!  
Buana tak lagi muda, begitupun dengan mereka diseberang. 
Pandang dirimu hanya diam dan membisu.
Ketika saban kalimat, tak lagi dimuat tak lagi mempan sebagai umpan. 
Baca juga :
Jangan terdayuh sembilu, terpaut sandiwara. 
Selimut menjadi teman, 
Hanya sujud menjadi selingan lirihnya suaramu menengadah
Tatap, sesakit itu kah? 
Tuntutan dewasa menantang garis waktu dan usia

Hey aku! 
Kembali tatap dan pandang 
Jangan goyah! Hanya gertakan semata. 
Bangkit! Katakan pada mereka, 
Teriakkan dan dekatkan pada de dang telinganya. 
kamu bukan lagi "putri kecil mungil"
Perlihatkan alap Buana, Luas dan membahana

Hey aku!
Yang menjadikan takdir sebagai teman, bukan musuh dalam kesakitan. 
Raih dengan perubahan, nasib yang baik menanti di depan
Sadrah pada tiap bait doa yang kau lantunkan
Berikhtiar atma dan renjana
Karena menyerah akan semakin memberat.


Penulis : Risqy Aisyatus Shalehah, Mahasiswa IAIN Jember
Editor : Haris

Posting Komentar

Berikan Komentar Untuk Artikel ini?

Lebih baru Lebih lama

IKLAN