Sinergi MWCNU dan PRNU Bersama Elemen Masyarakat Laksanakan Musran

Ust. Abdul Wasik Ketua Tanfidziah MWCNU Wonosari saat mengisi sambutan pada Musran NU jumpong
Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Wonosari mendorong beberapa tokoh agama, masyarakat dan Remaja Masjid Baiturrohim untuk melakukan Musyawarah Ranting (Musran) NU di Desa Jumpong. 

Musran NU tersebut dilaksanakan di Masjid Baiturrahim Dusun Karang Desa, Jumpong, Wonosari, Bondowoso, Jum'at (15/01).

Ust. Abdul Wasik Ketua Tanfidziah MWCNU Wonosari, menyampaikan dalam sambutannya bahwa NU itu ada dua macam. Pertama NU secara kultural dan kedua NU secara struktural.

Baca juga :

Menurutnya, NU secara kultural yaitu seperti kegiatan keagamaan yang dilaksanakan di desa-desa. Seperti tahlilan, yasinan, shalawatan dan lain sebagainya. Sedangkan NU secara struktural yaitu kepengurusan NU, ada Ketua, Sekretaris, Syuriah, Tanfidziah dan banom-banomnya seperti Muslimat NU, Fatayat NU, Ansor, IPNU/IPPNU, ISNU, dan lain sebagainya.

"NU itu ada dua macam. Ada NU kultural dan NU struktural," ungkapnya.

Ust. Wasik juga menambahkan bahwa NU kultural dan struktural harus berjalan secara istiqamah, apalagi setelah dibentuknya PRNU dalam Musran NU yang dilaksanakannya itu. 

“Keduanya harus berjalan bersama-sama memperjuangkan Ranting NU Desa Jumpong. Karena NU butuh orang-orang yang siap berjuang dengan kegigihan dan penataan organisasi yang kuat. NU bukan organisasi yang asal-asalan tapi sebuah organisasi yang luar biasa,” jelasnya.

Ketua Tanfidziah MWCNU Wonosari itu juga berharap, dengan dibentuknya Pengurus Ranting NU di Desa Jumpong ini mampu menjadi motor dalam membesarkan Nahdlatul Ulama (NU).

“Semoga terbentuknya kepengurusan Ranting NU ini menjadi motor penyemangat dalam memperjuangkan dan membesarkan NU di Desa Jumpong,” harapnya.

Musyawarah mufakat yang dilakukan pada Musran NU itu menyepakati Ust. Subhan Alwi sebagai Ketua Tanfidziah Ranting NU Desa Jumpong.

Setelah Ust. Subhan Alwi terpilih sebagai Ketua Ranting NU, ia menyampaikan terima kasih dan meminta bimbingan dari MWCNU Wonosari untuk memperjuangkan dan membesarkan NU di Desa Jumpong.

"Terima kasih kepada semua hadirin yang telah memilih saya sebagai Ketua Ranting. Karena kepengurusan Ranting NU di Desa Jumpong baru dibentuk, kami meminta pada MWCNU Wonosari untuk membimbing Ranting NU Jumpong agar lebih maju, dan tentunya jangan sampai terpengaruh oleh apapun dan siapapun yang akan memecah belah, karena NU ya tetap NU,” ungkapnya.

Pantauan di lapangan, Musran NU di Desa Jumpong ini dihadiri oleh Ketua Tanfidziah, Ra'is Syuriah MWCNU Wonosari, tokoh masyarakat dan tokoh agama di beberapa dusun yang ada di Desa Jumpong. (*)


Kontri: Andre

Editor: Muhlas

Tidak ada komentar

Berikan Komentar Untuk Artikel ini?

Diberdayakan oleh Blogger.