Sikap Ketua IPNU Bondowoso Atas Bom Bunuh Diri di Makassar

Mochammad Abdul Rizal, Ketua PC IPNU Bondowoso, (Foto : Istimewa) 
Ketua Pengurus Cabang Ikatan Pelajar Nahdalatul Ulama (PC IPNU) Kabupaten Bondowoso, Mochammad Abdul Rizal, turut bersuara atas insiden bom bunuh diri di depan Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan, Ahad (28/03).

Menurutnya, oknum (pelaku bom bunuh diri) merupakan sosok orang yang tidak punya agama. Pasalnya, setiap orang yang mempunyai agama tidak mungkin melakukan tindakan kekerasan seperti itu, apalagi agama islam yang menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi. 

"Agama mana pun di dunia tak ada yang mengajarkan melakukan tindak kekerasan, apalagi agama Islam," ucap Rizal melalui keterangan tertulis, (30/03). 

Baca juga : 

Selain itu, ia juga berpesan pada generasi muda NU untuk bijak dalam bermedsos. Apalagi di era milenial ini, kata Rizal, banyak para netizen yang menebarkan isu-isu tentang terorisme, ekstremisme dan lain sebagainya. 

"Generasi muda jangan sampai termakan oleh berita-berita yang mengandung provokatif, harus lebih jeli dan jangan mengambil mentah-mentah berita apa pun yang beredar," ungkapnya. 

Ketua PC IPNU Kabupaten Bondowoso itu berharap, pihak aparat keamanan dapat mengusut tuntas serta menemukan biang keladi dari inseden tersebut. 

"Kita semua menguatkan satu sama lain dan mendukung aparat keamanan untuk mengusut tuntas insiden ini, dan Indonesia kembali menjadi Negara yang Baldatun Thayyibatun Wa Robbun Ghafur," tutupnya. (*) 


Penulis : Rahman

Editor : Gufron

Tidak ada komentar

Berikan Komentar Untuk Artikel ini?

Diberdayakan oleh Blogger.