Innalillahi wa innaIlaihi raji'un, Pengasuh Pondok Pesantren Sidogri Meninggal Dunia

KH. Ahmad Nawawi Bin KH. Abdul, Pengasuh Pondok Pesantren Sidogiri sekaligus Mustasyar PBNU
Luka di hati kembali menimpa warga Nahdlatul Ulama (NU) atas wafatnya KH. A. Nawawi Abdul Jalil pada Ahad (13/06) sekitar pukul 16.40 WIB. Beliau merupakan salah satu Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). 

Selain menjadi Mustasyar PBNU, Kiai Nawawi Abdul Jalil juga seorang pengasuh Pondok Pesantren Sidogiri Pasuruan sejak 2005. Beliau melanjutkan kepemimpinan Pondok Pesantren Sidogiri Pasuruan setelah KH Abdul Alim bin KH Abdul Jalil wafat pada tahun 2005.

Selama Kiai Nawawi memimpin Pondok Pesantren Sidogiri Pasuruan, beliau terbilang sukses dalam mengembangkan Pondok Pesantren Sidogiri Pasuruan menjadi pesantren yang lebih mandiri melalui pengembangan BMT-BMT Syariah yang hampir tersebar di setiap kabupaten di Jawa Timur.  

Baca Juga :

Sosok Kiai karismatikko  ini juga dikenal sebagai kiai yang paling dekat dengan para santrinya. Beliau sering mengontrol sendiri ke kamar santri untuk mengingatkan santrinya beribadah dan memuthala’ah (mempelajari kembali) pelajaran yang telah didapat di bangku madrasah. 

Kiprahnya mengelola pesantren dan pengabdiannya yang tulus menjadi salah satu Mustasyar PBNU serta menjadi anggota tim Ahwa pada Muktamar ke-33 NU tahun 2015 di Jombang, meninggalkan bekas luka mendalam di hati santrinya ataupun di hati warga Nahdliyyin yang ada di Indonesia setelah kepulangannya ke akhirat.

Banyak cerita yang mengungkapkan bagaimana sosok beliau dalam diri setiap orang yang pernah bertemu dengan beliau. Kiai Nawawi dikenal dengan sosok kiai yang memiliki kesantunan dan ketawadhu'an yang tinggi. 

Secara nasab, beliau juga cucu dari Hadratussyekh KH. Hasyim Asy'ari. Sungguh ulama kharismatik punggawa pulau Jawa kini telah kembali kehadapan Rabb-Nya. 

Semoga amal ibadahnya selama di dunia diterima di sisi Allah SWT. Aamiin yaa rabbal 'aalamiin.

اللهم اغفر له وارحمه وعافه واعف عنه


Penulis : Muhlas
Editor : Gufron

Tidak ada komentar

Berikan Komentar Untuk Artikel ini?

Diberdayakan oleh Blogger.