PKD PMII Wahid Hasyim, Komisioner KPU Bondowoso : Perlunya Nahdlatun Nisa'

Penyerahan piagam penghargaan kepada Heniwati seusai menyampaikan materi PKD, (08/01) 
Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PK PMII) Wahid Hasyim menggelar Pelatihan Kader Dasar (PKD) yang berlangsung sejak 7-10 Januari 2021 berjalan dengan khidmat.

Kegiatan yang bertempat di Balai Desa Purnama Kecamatan Tegalampel, Bondowoso itu banyak mendapat motivasi dari sejumlah senior yang tampil sebagai pemateri. 

Mater-materi yang disampaikan selain bersifat ke-NU-an dan ke-PMII-an, terdapat pula materi tentang Nadhlatun Nisa' (kebangkitan perempuan). 

Baca juga : 

Heniwati, Komisioner KPU Bondowoso, yang menyampaikan materi tentang Nadhlatun Nisa' itu, memaparkan begitu rinci, mulai dari pengertian dasar, landasan historis, landasan teologis hingga gerakan-gerakan perempuan yang ada di Indonesia. 

Suasana ruang saat Heniwati menyampaikan materi Nahdlatun Nisa' kepada peserta PKD
Menurut Heni, materi Nadhlatun Nisa' begitu penting untuk disampaikan kepada kaula muda, khususnya kader aktif PMII. 

Dalam slide materi yang disampaikannya itu, Heni menuturkan, perempuan dan laki-laki memiliki hak hidup, hak belajar, kesehatan, ekonomi dan politik yang sama rata.

"Perempuan dan laki-laki itu sama perannya, hanya pada bagian Natur yang berbeda, karena itu sudah kodrat seorang perempuan," ungkapnya, Jum'at, (08/01). 

Lebih lanjut, Alumni PMII IAIN Jember itu menegaskan, harusnya kesetaraan peran antara laki-laki dan perempuan dikolaborasikan untuk kemajuan bangsa melalui kepedulian dan persatuan. 

Tidak hanya itu, Heni juga menghimbau kepada seluruh kader untuk senantiasa mencintai organisasi yang diikutinya itu. 

Dia mengibaratkan cinta kepada organisasi sama halnya dengan menerapkan cinta kepada bangsa Indonesia itu sendiri. 

"Makin pudar persatuan dan kepedulian, Indonesia hanyalah sekedar nama dan gambar seuntaian pulau di peta," kata Heni, mengutip kata mutiara dari bung hatta. 

Heni berharap semua kader PMII, khususnya PMII di Kabupaten Bondowoso terus semangat untuk menjalani hidup berorganisasi. 

"Kader harus memiliki semangat juang, loyalitas, dan kepedulian kepada organisasi, negara dan bangsa," pungkasnya (*) 


Penulis : Muhlas

Editor : Gufron


Tidak ada komentar

Berikan Komentar Untuk Artikel ini?

Diberdayakan oleh Blogger.