PMII Komisariat RBA STAI At-Taqwa Bondowoso Upayakan Kembali Ke Khittoh

Dr. Bachtiar Rifa'i, Senior PMII At-Taqwa Bondowoso, saat memberi sambutan 
Demi menghidupkan energi lama yang terkikis, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Raden Bagus Asra (RBA) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) At-Taqwa Bondowoso menggelar Rapat Tahunan Komisariat (RTK) ke-XV di Graha Pergerakan, Curahdami, Bondowoso, Jum'at (27/08).

Firmanzah, Ketua Panitia mengungkapkan kegiatan ini bertujuan untuk menghidupkan kembali semangat juang senior PMII At-Taqwa terdahulu.

"PMII At-Taqwa Kembali Ke Khittoh," katanya.

Melalui kegiatan ini, lanjut Firmanzah, diharapkan melahirkan pemimpin yang lebih baik dari sebelumnya dan mampu berkolaborasi dengan kampus.

"Selain itu, juga diharapkan mampu memperbaiki komunikasi pada seluruh senior PMII At-Taqwa Bondowoso dan senior PMII lainnya," tutupnya.

Sementara itu, Ahmad Muzakki, Ketua PMII Komisariat RBA STAI At-Taqwa Bondowoso menyampaikan bahwa sistem pemilihan dalam kegiatan RTK ini berbeda dengan sebelumnya.

Baca Juga : 

"Jika sebelumnya sistem pemilihan ketua kopri dipilih oleh tim formatur, maka sekarang kopri dipilih oleh seluruh peserta sidang," ungkapnya.

Suasana RTK Komisariat RBA STAI At- Taqwa Bondowoso di Graha Pergerkan
Terkait perbaikan yang harus menjadi titik fokus pengurus selanjutnya, menurut Ahmad Muzakki, adalah perbaikan lingkup internal.

Saiful Khoir, Ketua Cabang PMII Bondowoso, menyebut kegiatan RTK adalah momentum yang paling penting dalam melahirkan pemimpin baru di PMII Komisariat RBA STAI At-Taqwa Bondowoso.

"Regenerasi selanjutnya tentu harus progresif dan inovatif," ujarnya.

Dari banyaknya senior PMII At-Taqwa dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni, lanjut Khoir, maka kader PMII At-Taqwa hari ini tentu mampu menguasai seluruh sektor yang ada.

"Menguasai seluruh bidang dan mengasah personal brending agar mampu menguasai leading-leading sektor yg ada," lanjutnya.

Selain itu, Dr. Bachtiar Rifa'i, Senior PMII At-Taqwa Bondowoso yang juga hadir dalam kegiatan ini membeberkan bahwa kehidupan manusia hari ini tidak hidup di era 90-an. Oleh karena itu, tradisi berpikir dan budaya terdahulu perlu diubah, seperti persoalan kedisiplinan waktu dalam kegiatan PMII.

"Ketika PMII Komisariat At-Taqwa kembali ke khittoh, maka komisariat harus melihat sejarah berdirinya PMII At-Taqwa," katanya.

Dr. Bachtiar Rifa'i yang juga sebagai Wakil Ketua I Bidang Akademik STAI At-Taqwa Bondowoso menyebut bahwa dirinya dan sahabat-sahabatnya sebagai perintis  PMII At-Taqwa.

Baca Juga : KH. Junaidi Mu’thi ; Struktur NU Sama Seperti Struktur Manusia

"Mahasiswa IAIN yang sudah saya kader di Jember dulu yang mengospek mahasiswa At-Taqwa. Maka dulu, tidak ada ceritanya bendera organisasi ekstra lain yang boleh berkibar di Kampus At-Taqwa selain PMII," tambahnya.

Kegiatan RTK ini dihadiri oleh Suparman dan Yudik yang sama-sama Mantan Ketua Cabang PMII Bondowoso dan juga alumni PMII At-Taqwa. Selain itu, juga dihadiri oleh Pengurus Cabang PMII Bondowoso, Pengurus Komisariat RBA STAI At-Taqwa Bondowoso serta dua Rayon yang berada di wilayah koordinasi PK PMII RBA STAI At-Taqwa Bondowoso.


Pewarta : Ahmad Rizal

Editor : Muhlas

Tidak ada komentar

Berikan Komentar Untuk Artikel ini?

Diberdayakan oleh Blogger.