Adakan Dzikro Maulid Nabi, PAC Muslimat NU Tenggarang Gantung Alat-Alat Rumah Tangga

Banner Dzikro Maulid Nabi Muhammad SAW yang diadakan PAC Muslimat NU Kecamatan Tenggarang

Acara Dzikro Maulid Nabi Muhammad SAW yang diadakan PAC Muslimat NU Kecamatan Tenggarang, Ahad (8/11) lalu, terlihat berbeda dari biasanya. Bukan buah-buahan yang menghiasi lokasi sekitar, melainkan beraneka ragam alat-alat rumah tangga. Sungguh, settingan yang sangat menarik. Betul-betul kreatif dan unik.

Acara pengajian khas ibu-ibu Muslimat NU yang diadakan di kediaman Hj Chunaeni, Jalan Raya Situbondo, depan Kantor DPRD Bondowoso, ini makin menunjukkan identitas pelaksananya : Ibu Rumah Tangga. Meski banyak Muslimat NU yang berkiprah di sektor publik, tapi sektor domestik tetap haruslah dijalankan dengan baik. Ini menunjukkan tugas seorang perempuan, di rumah tangganya, tidak dilupakan para ibu aktivis Muslimat NU.

Meski dipenuhi beragam alat rumah tangga, justru kerinduan para Ibu Muslimat NU dalam momentum Maulid Nabi Muhammad SAW begitu kental terasa. Di banner tertulis kalimat yang mengandung kerinduan yang mendalam terhadap Rasulullah SAW. “Salam Sejahtera Bagimu Ya Rasul”. Demikian tertulis dengan indahnya.

Suasana Dzikri Maulid Nabi yang diadakan PAC Muslimat NU Tenggarang

Ketua PAC Muslimat NU Tenggarang, Hj Chunaeni yang juga Bendahara PC Muslimat NU Bondowoso menyampaiakan ucapan terima kasih atas ghiroh atau semangat yang luar biasa dari anggota PAC Muslimat NU Tenggarang untuk menyukseskan acara Dzikro Maulid Nabi Muhammad SAW. Tidak lupa, beliau juga meminta maaf apabila ada hal-hal yang kurang berkenan.

Pada acara inti Dzikro Maulid Nabi ini, selain diisi dengan Hikmah Maulid yang disampaikan Nyai Hj Mustakmilah Ketua PCMuslimat NU Bondowoso, hadir pula Sekretaris PC Muslimat NU Nyai Hj Nur Fadillah yang memberikan pembinaan kepada PAC Muslimat NU Tenggarang tentang pentingnya anggota Muslimat NU memiliki Kartamus, yaitu Kartu Tanda Anggota Muslimat. 

"Kartamus ini bertujuan untuk mencatat administrasi anggota Muslimat NU. Dengan Kartamus, maka jumlah anggota Muslimat NU di Kabupaten Bondowoso akan diketahui jumlahnya", ucap Hj Nur Fadillah.

Kegiatan ini berakhir dengan penuh keakraban ketika ibu-ibu PAC Muslimat NU yang hadir mengambil alat-alat rumah tangga yang tergantung di atas kepala mereka. Tidak berebut. Terlihat tertib. Tapi riuh redam dengan balutan semangat ‘45 untuk mengambil alat-alat rumah tangga tersebut begitu mengasyikkan.

Selamat untuk PAC Muslimat NU Kecamatan Tenggarang. Semoga Muslimat NU semakin jaya. (*)

 

Kontributor : Retna Nareswari Azzahra

Editor : Gufron

Tidak ada komentar

Berikan Komentar Untuk Artikel ini?

Diberdayakan oleh Blogger.