Fatayat NU Adakan Gerakan Sosial dengan Bagi-bagi Biskuit

Dokumentasi PR Fatayat NU desa Penanggungan saat bagi-bagi biskuit kepada Bumil dan Balita, (03/02) 
Pengurus Ranting Fatayat NU desa Penanggungan agendakan kembali kegiatan sosial dengan membagikan Biskuit kepada sejumlah ibu hamil dan balita di desa Penanggungan, kecamatan Maesan, Bondowoso

Kegiatan bansos dengan jargon Gerakan Warga NU Sehat itu menuai banyak apresiasi dari berbagai pihak, seperti Kepala Desa penanggungan, Pengurus Nahdlatul Ulama dari tingkat Majelis Wakil Cabang (MWC NU) ataupun Pengurus Anak Cabang (PAC NU). 

Baca juga :

Bagi-bagi Biskuit oleh PR Fatayat NU desa Penanggungan
Ketua PAC Fatayat NU Maesan, Ifawati Asri Mawaddah mengatakan, bahwa kegiatan yang diadakan oleh PR Fatayat NU itu, adalah upaya untuk mengenalkan Banom NU yang satu itu kepada masyarakat luas. 

"Kegiatan ini bisa mengenalkan kita (Fatayat NU) kepada masyarakat, sebagai banom NU yang bergerak dikalangan pemudi-pemudi NU," ucap Ifawati dalam sambutannya. 

Dirinya berharap dengan adanya kegiatan bagi-bagi biskuit itu menjadi penyemangat terhadap ranting-ranting Fatayat NU didaerah lain. 

"Semoga ini menjadi inspirasi bagi ranting-ranting Fatayat NU lainya," harapnya. 

Sementara itu, Ketua MWC NU Maesan, H. Ali Mansur sangat mengapresiasi terhadap kegiatan yang diadakan oleh Ranting Fatayat NU desa Penanggungan itu. 

Dia menilai adanya kegiatan-kegiatan sosial dari kepengurusan NU akan menambah kedekatan pengurus NU dengan warga Nahdliyyin. 

"Semoga terus bersinergi dan lebih dekat dngan masyarakat Nahdliyyin," ujar H. Ali Mansur. 

Lebih lanjut, Ketua MWC NU Maesan itu berpesan kepada seluruh warga NU, untuk senantiasa meneguhkan akidah Ahlussunah wal Jamaah dengan cara mengamalkan amaliyah-amaliyah NU. 

"Warga NU harus menjaga amaliyah NU, jangan sampai kita dirusak atah digoyahkan oleh aliran ataupun ajaran yang sesat," pesan H. Ali Mansur, Ketua MWC NU Maesan itu. 

Pantauan dilapangan, kegiatan bagi-bagi biskuit kepada ibu hamil dan balita itu dilaksanakan di enam titik dengan target 60 balita dan 5 ibu hamil. (*) 


Kontributor : Imron Rasyidi

Editor : Haris

Tidak ada komentar

Berikan Komentar Untuk Artikel ini?

Diberdayakan oleh Blogger.