Aktifkan kegiatan Organisasi, Ini yang PAC GP Ansor Sukosari Lakukan di Masa Pandemi

Karimullah Izad, ketua PAC Ansor Sukosari, saat memberi sambutan secara Online
Pandemi Covid-19 tidak menyurutkan semangat para pengurus PAC GP Ansor Sukosari demi terus mengistiqomahkan agenda yang sudah tersusun rapi saat Rapat Kerja Cabang (RAKERCAB).

Salah satu Program Kerja Pengurus Ansor Sukosari adalah Kajian Kitab Kuning yang dikoordinir oleh Bidang Keagamaan Majlis Dzikir dan Sholawat (MDS) Rijalul Ansor Sukosari.

Kajian tersebut berlangsung setiap Jum'at Manis. Adapun kitab yang dikaji oleh PAC GP Ansor Sukosari adalah adalah kitab Hujjah Ahlussunnah Wal Jama'ah.

Baca Juga : 

Namun, di masa pandemi Kajian Kitab karangan Syaikh KH Ali Maksum tersebut digelar secara Online via Steaming Youtube dan Facebook untuk menghindari kerumunan di Mushalla Kediaman Syaifurrohman kader Ansor Nogosari.

Menurut Karimullah Izad, selaku ketua PAC Ansor Sukosari, kajian kitab kuning yang sudah menjadi program kerja GP Ansor harus tetap dilaksanakan, walaupun dengan desain yang berbeda dari sebelumnya.

"Kajian Kitab ini tetap diistiqomahkan digelar meskipun secara Online,” tuturnya.

Izad pun mengaku kajian yang bertempat di mushalla kader Ansor Nogosari itu mendapat berbagai apresiasi dari wargaNet. Hal tersebut dapat dilihat dari banyaknya penonton pada layanan live streaming dan lontaran komentar positif didalamnya.

“Alhamdulillah banyak yang mendukung dan memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini, melalui kolom komentar pada saat live streaming,” katanya ketika diwawancarai tim wartanu.com.

Izad berharap dengan terlaksananya kegiatan tersebut mendapat barokah yang bisa menjadi bukti  perjuangan dan pengabdian GP Ansor pada Jam'iyah Nahdatul Ulama.

“Semoga kita semua mendapat barokah dari kegiatan ini. Amin,” harapnya.

Tidak hanya itu, Ketua GP Ansor itu juga berpesan kepada pengurus bidang yang lain agar tetap aktif menjalankan roda organisasi serta bisa memanfaatkan media sosial sebagai alat perjuangan di masa pandemi ini.

Pantauan dari tim wartanu.com, kajian kitab yang dikoordinir oleh MDS Rijalul Ansor Sukosari itu menatangkan Kiai Muhammad sebagai pengkaji. 

Kegiatan tersebut diawali dengan pembacaan tawassul dan dilanjutkan dengan pembacaan Istighasah An-Nahdyiyyah, dengan harapan semoga barokahnya Istighosah dapat mengangkat Wabah Covid-19 yang tengah melanda Indonesia maupun dunia. (*)


Kontributor : Moch Qusayeri

Editor : Gufron

Tidak ada komentar

Berikan Komentar Untuk Artikel ini?

Diberdayakan oleh Blogger.