Resmi Terpilih, Duet KH Miftachul Akhyar & KH Yahya Cholil Staquf Pimpin PBNU

Flayer Pasangan Pimpinan PBNU terpilih, (Foto Tim Kreatif)
Melalui forum tertinggi Nahdlatul Ulama (NU) yakni Muktamar NU Ke-34 di Lampung, KH Miftachul Akhyar terpilih kembali sebagai Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2021-2026 pada Kamis malam (23/12).

Terpilihnya KH Miftachul Akhyar tersebut berdasarkan hasil musyawarah mufakat 9 tim Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) yang terdiri dari KH Dimyati Rois, KH Ahmad Mustofa Bisri, KH Ma'ruf Amin, KH Anwar Manshur, TGH LM Turmuudzi Badaruddin, KH Miftahul Akhyar, KH Nurul Huda Djazuli, KH Ali Akbar Marbun, dan Prof H Zainal Abidin.

"Alhamdulillah AHWA sepakat dengan musyawarah yang penuh dengan kesantunan itu, sepakat bahwa yang menjadi Rais Aam PBNU 2021-2026 al-Mukaram KH Miftachul Akhyar," kata Prof H Zainal Abidin, salah satu anggota AHWA, sebagaimana ditayangkan di akun YouTube TVNU, Kamis (23/12).

Baca Juga :

KH Miftachul Akhyar pimpin PBNU berduet dengan KH Yahya Cholil Staquf, kandidat terpilih sebagai Ketua Umum PBNU periode 2021-2026 pada Jum'at pagi (24/12) dengan perolehan 337 suara. Sementara lawannya, KH Said Aqil Siroj memperoleh 210 suara.

Sebagai kandidat terpilih, KH Yahya mengucapkan banyak terima kasih yang pertama pada KH Said Aqil Siroj yang banyak berjasa atas dirinya.

"Yang paling awal ingin saya haturkan terima kasih adalah kepada guru saya, yang mendidik saya, menggembleng saya, menguji saya, tapi juga membukakan jalan bagi saya dan membesarkan saya, Prof Dr KH Said Aqil Siroj," kata KH Yahya sebagaimana ditayangkan di akun YouTube TVNU, Jum'at (24/12).

KH Yahya mengatakan tidak tahu apakah umurnya akan cukup untuk membalas jasa-jasa KH Said padanya. Selain itu, ia juga memberikan pujian pada KH Said yang telah memimpin PBNU selama 2 periode.

Dalam kesempatan ini, KH Yahya juga berterima kasih pada seluruh panitia dan siapa pun yang ikut mensukseskan Muktamar NU Ke-34 sehingga dapat berjalan dengan lancar.

Diketahui dari banyaknya flyer yang berhamburan di media sosial, KH Yahya Cholil Staquf yang lahir di Rembang tahun 1966 pernah menjabat sebagai Juru Bicara (Jubir) Kepresidenan Gus Dur 1999-2001, Katib Syuriah PBNU 2010-2015, Dewan Pertimbangan Presiden 2018-2019, dan Katib Aam PBNU 2015-2021.

Selain itu, KH Yahya juga merupakan Pengasuh PP Raudlatut Thalibin Rembang, Jawa Tengah dan juga Alumni PP Al-Munawwir Krapyak, Yogyakarta.

 

Penulis : Muhlas

Editor : Gufron

Tidak ada komentar

Berikan Komentar Untuk Artikel ini?

Diberdayakan oleh Blogger.