KEWAJIBAN MENCARI ILMU

Ilustrasi, Mencari itu wajib bagi seorang muslim baik laki-laki atau pun perempuan (Foto : Facebook)

Nabi bersabda : طلبالعلم فريضة على كل مسلم ومسلمة
Mencari ilmu itu wajib bagi seorang muslim laki-laki dan Muslim perempuan. 

Wartanu.com - Dari pengGalan Hadis tersebut memberi pesan bahwa Kecuali mencari ilmu bukanlah kebutuhan, melainkan kewajiban. Mempelajari ilmu adalah ibadah yang juga mejadi tujuan utama kita bagi umat Islam. Maka, belajar ilmu agama itu wajib.

Kita tidak akan menemukan agama yang sangat memperhatikan keilmuannya dengan sempurna selain agama Islam. Islam selalu mengajarkan dan memotivasi untuk menekuni ilmu pengetahuan, mengajak umatnya untuk menuntut, mempelajari mengamalkan dan sekaligus mengajarkan ilmu. 

Islam menjelaskan keutamaannya menuntut ilmu dan etikanya serta menegur orang yang tidak memperdulikannya. Islam juga sangat menghormati dan menghargai ahlul Ilmi dan mengajarkan umatnya untuk dekat dengan mereka. Seperti contoh untuk dekat dengan para kyai para alim dan ulama.

Baca Juga : Dakwah Hanan Attaki Ditolak, Bagaimana Fiqh Memandanganya?

Sesungguhnya Allah maha mengetahui segala sesuatu dan dia adalah Al alim. Zat yang memiliki semua ilmu Allah sendiri yang mengajarkan, membimbing dan memberikan pelajaran kepada umat manusia sejak pertama kali Adam diciptakan. Sehingga pengetahuan malaikat pun kalah dengan nabi Adam, jadi anak cucu Adam dimuliakan oleh Allah dan dijadikannya khalifah juga sebagai wali Allah di muka bumi ini.

Di dalam Alquran banyak firman-firman Allah yang isinya tentang memerintahkan manusia untuk wajib belajar dari apa yang dilihatnya di alam semesta ini. Dan dari apa yang ada pada dirinya. Diawali dengan perintah Allah untuk membaca dan mengajarkan manusia melalui kitabnya. Lalu manusia diperintahkan untuk berpikir bertafakur dan berzikir dengan menggunakan akalnya.

Baca Juga : PERAN MEDIA SOSIAL UNTUK SYIAR DAKWAH

Dalam hal menuntut ilmu tidak ada batasan usia dan waktu, sehingga setiap orang baik pria maupun wanita bisa mengembangkan potensi dan kelebihannya yang diberikan oleh Allah subhanahu wa ta'ala, sampai batas batas maksimal kemampuan yang diharapkan. Karena itulah agama menganggap bahwa menuntut ilmu itu termasuk bagian dari ibadah. Karena dengan ilmu lah Kita bisa belajar dan bisa melaksanakan ibadah. Ibadah yang lain dengan benar.

Baca Juga : Walimatul Haji, Bolehkah? Begini Pandangannya dalam Islam. Simak Baik-baik!!!

Kita harus ingat bahwa syarat mencari ilmu itu ada enam perkara : cerdas tekun sabar niat ada gurunya dan yang nomor terakhir lama waktunya. Dari 6 itu kita bisa mendapatkan ilmu dan jika ada salah satu yang tidak bisa atau tidak ada maka belum bisa dikatakan mendapatkan ilmu.

Dalam mencari ilmu itu kita mendekatkan dengan orang orang yang baik, mencari teman yang baik agar bisa mendorong kita dalam kebaikan dan jika ada teman kita yang tidak baik sebaiknya menjauhlah atau kalau bisa mengajak lah mereka untuk bersama-sama mencari ilmu agar kehidupan kita jauh lebih baik.

Baca Juga : Gus Salam Sebut Kategori Orang yang Berjuang untuk NU menurut Gus Dur

Menuntut ilmu itu tidak saja dapat dilaksanakan di lembaga-lembaga formal, juga dapat dilakukan di lembaga non formal bahkan pengalaman hidup pun atau dari teman kita sendiri bisa dijadikan guru bagi kita semua di mana kita bisa mengambil hikmah atau pelajaran-pelajaran dari setiap kejadian yang terjadi di sekeliling kita.

Begitu juga tempat di mana kita bisa mengambil ilmu di mana saja kapan saja baik di tempat yang dekat maupun yang jauh asalkan ilmu itu bermanfaat bagi kita, kita bisa mendapatkannya seperti perintah nabi kepada umatnya untuk menuntut ilmu walaupun sampai di tempat yang jauh seperti negeri Cina.

Baca Juga : PENANAMAN MENTAL REMAJA

Hidup di dunia hanyalah sementara dan kita semua akan kembali menghadap sang penciptanya tidak lain amal yang masih terus mengalir setelah kita tiada salah satunya adalah ilmu yang bermanfaat yang telah kita berikan kepada orang. Maka sekarang kita banyak-banyaklah untuk mencari ilmu dan mengajarkannya walaupun hanya satu huruf yang bisa kita berikan itu jauh lebih baik.

Jadi permasalahan yang mendesak sekarang adalah jika kita mengaku sebagai seorang muslim marilah kita menuntut ilmu sebanyak-banyaknya mumpung kita masih diberi kesempatan hidup oleh Allah subhanahu wa ta'ala. 

Baca Juga : PENTINGNYA PENDIDIKAN AGAMA BAGI ANAK USIA DINI 

Bersegeralah jangan menunda-nunda lagi untuk menuntut ilmu agama Islam yang benar benar dalam arti yang sesuai dengan Alquran dan hadis agar kita memperoleh petunjuk kebenaran dalam Islam yang diturunkan oleh Allah subhanahu wa ta'ala melalui rasulnya nabi Muhammad SAW sehingga dasar dalam agama kita tidak hanya menduga-duga atau berprasangka saja semua ada tuntunannya.

Barang siapa yang pergi menuntut ilmu maka dia telah termasuk golongan orang-orang yang menegakkan agama Allah hingga ia kembali pulang maka marilah kita bersama-sama menuntut ilmu karena Allah memudahkan orang-orang yang menuntut ilmu ke jalan surganya amin.


Penulis : Ita Susiana dkk,  Anggota Fatayat NU Merden

Editor : Gufron

Posting Komentar

Berikan Komentar Untuk Artikel ini?

Lebih baru Lebih lama

IKLAN