Bhapa' Bhabu' Ghuru Rato, 4 Konsep Kaderisasi PR PMII Avicenna STAI At-Taqwa Bondowoso

Pelantikan pengurus rayon PMII Avicenna STAI At- Taqwa Bondowoso
Pengurus Rayon (PR) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Avicenna STAI At-Taqwa Bondowoso Masa Khidmat 2021-2022 cetak rekor rekrutmen anggota baru dalam Pelantikan dan Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) ke-VI.

Kegiatan yang mengusung tema "Bhapa' Bhabu' Ghuru Ratoh" ini dilaksanakan pada Kamis malam (14/10) hingga Ahad (17/10) mendatang di Yayasan Arief Ibrahimy Desa Bendoarum Kecamatan Wonosari Kabupaten Bondowoso.

Ketua Panitia, M. Roni, mengatakan bahwa di PMII terdapat 4 hal yang harus menjadi acuan dan sebagai anggota dan kader harus taat dan patuh terhadap instruksinya.

"Bhapa' ini adalah kaderisasi yang mencetak kita sesuai dengan apa yang kita inginkan, Bhabu' itu KOPRI yang menjadi penempa tambahan bagi anggota ataupun kader putri," katanya pada wartanu.com, Jum'at (15/10).

Baca Juga : 

Ia juga menyebut bahwa kaderisasi dan KOPRI menjadi hal yang vital di PMII, khususnya perempuan yang dikader dua kali yaitu kaderisasi dan KOPRI.

Roni menambahkan, hal tersebut merupakan salah satu keistimewaan anggota ataupun kader perempuan di PMII.

"Sedangkan Ghuru adalah senior yang lebih banyak pengalamannya di PMII dari pada kita, sehingga menjadi rujukan bagi anggota ataupun kader untuk belajar dan mengambil hikmah dari pengalaman-pengalaman senior," lanjutnya.

Selain itu, di PMII juga diambil sumpah dalam pelantikan ataupun penerimaan anggota baru. Salah satu isi sumpahnya adalah senantiasa taat dan patuh terhadap pimpinan organisasi.

"Taat dan patuh terhadap pimpinan organisasi ini kita menyebutnya dengan Rato. Maka, ketidaksetiaan anggota ataupun kader kepada Rato atau pimpinan organisasi adalah suatu bentuk pengkhianatan terhadap organisasi," ungkapnya.

Lebih lanjut, Roni berharap melalui pelaksanaan Pelantikan dan MAPABA-VI seluruh anggota dan kader mampu memahami dan mendudukkan 4 hal tersebut dengan baik dan benar.

"Kalau 4 hal tersebut sudah terealisasi, maka garis koordinasi dan instruksinya jelas. Makanya, saya harap pengurus yang sudah dilantik dan anggota baru yang nantinya akan dibaiat bisa meletakkan 4 hal tersebut sesuai dengan situasi dan keadaan," jelasnya.

Terakhir, Roni bersyukur dan merasa bangga bahwa peserta yang sudah mengisi google form mencapai 67 peserta.

Baca Juga : 

M. Kamil Afandi, Ketua Rayon PMII Avicenna memberi sambutan pada opening mapaba-VI
Sementara itu Ketua Rayon PMII Avicenna, M. Kamil Afandi berharap pengurus yang sudah dilantik bisa menjadi pengurus yang bisa disiplin dan profesional.

"Sesuai dengan visi dan misi saya yaitu mencetak kader yang disiplin dan profesional, baik di dalam atau di luar PMII," katanya.

Ia juga berharap, peserta MAPABA-VI mengikuti kegiatan dengan khidmat dan semangat dalam menempa diri melalui MAPABA-VI.

"Tetap semangat berproses karena ini merupakan langkah awal bagi kalian untuk menjadi pribadi yang mampu bersaing di era digital seperti yang kita rasakan sekarang," tutupnya.

Mandataris Ketua Komisariat PMII Raden Bagus Asra (RBA) STAI At-Taqwa Bondowoso, Lubabul Jannah mengatakan bahwa banyaknya pengurus yang sudah dilantik harus mampu mencetak kader yang ulul albab di era society 5.0.

Lubabul Jannah, Ketua Komisariat PMII RBA STAI At-Taqwa Bondowoso, sangat mengapresiasi terhadap pencapaian PR PMII Avicenna
"Diakui atau tidak saya dikader di Rayon Avicenna, maka saya berharap besar pengurus yang baru bisa memproduksi kader yang mampu bersaing dan kader ulul albab di era society 5.0," katanya.

Jumlah peserta, menurutnya, adalah capaian PR PMII Avicenna STAI At-Taqwa Bondowoso yang patut diapresiasi setinggi-tingginya karena di era sekarang tidaklah mudah mencari anggota baru untuk bergabung bersama PMII.

"Di era society 5.0 ini bukan perkara mudah merekrut mahasiswa baru untuk bergabung dalam PMII, tapi alhamdulillah Rayon Avicenna mampu mencetak rekor rekrutmen dengan jumlah 67 peserta," lanjutnya.

Menurut Luba, ketika ia masih di kepengurusan rayon sebelumnya belum pernah mencapai 67 peserta dalam kegiatan MAPABA yang dilaksanakan oleh PR PMII Avicenna STAI At-Taqwa Bondowoso.

Disisi lain Ketua Cabang PMII Bondowoso, Saiful Khoir, menyatakan bahwa sumpah dalam pelantikan tidak hanya diucapkan melainkan juga harus diimplementasikan melalui program kerja.

"Buktikan sumpah kalian dengan formulasi dan sistem kaderisasi yang nantinya harapan saya mencetak kader yang militan dan mampu menyerahkan diri sepenuhnya kepada PMII, khususnya Rayon Avicenna," ujarnya.

Lebih lanjut, Khoir menyebut, rayon dan komisariat merupakan salah satu nafas penting dalam sistem kaderisasi di PMII.

"Di rayon atau komisariat inilah nantinya kader PMII akan dicetak menjadi kader yang siap didistribusikan di sektor strategis. Untuk mewujudkan hal itu, perlu pendampingan yang inten dari pengurus," lanjutnya.

Saiful Khoir, Ketua Cabang PMII Bondowoso saat mengisi sambutan
Selain itu, Khoir menjelaskan bahwa peserta MAPABA adalah wajah-wajah PMII di masa depan yang dua atau tiga tahun lagi akan meneruskan perjuangan.

"Tapi ini membutuhkan proses yang luar biasa. Kita yang ada di depan ini prosesnya tidak setengah-tengah dan kalian juga harus begitu untuk bagaimana berproses dengan sungguh-sungguh untuk meningkatkan kemampuan diri di PMII," pungkasnya.

Baca Juga : Urgensi Digitalisasi Khazanah Santri di Era Disrupsi

Kegiatan Pelantikan dan MAPABA-VI PR PMII Avicenna STAI At-Taqwa Bondowoso ini dihadiri oleh seluruh kader PMII Bondowoso dan prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Cabang PMII Bondowoso, Saiful Khoir, dengan didampingi oleh Sekretaris Cabang PMII Bondowoso, M. Daimul Ichsan.


Penulis : Muhlas

Editor : Gufron

Tidak ada komentar

Berikan Komentar Untuk Artikel ini?

Diberdayakan oleh Blogger.