Peringati Harlah PMII Ke 62 Tahun, Ketua PCNU : Pengurus PMII harus Serius dan Sekuat Tenaga

KH. Zainal abidin M.Pd, ketua Tanfidziyah PCNU Sidoarjo saat mengisi ceramah di depan Kader PMII Sidoarjo
Sidoarjo - Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa islam (PC PMII) Kabupaten Sidoarjo memperingati hari ulang tahun (Harlah) PMII yang ke 62 tahun, Sabtu, (10/04/2022).

Kegiatan Harlah PMII yang dilaksanakan oleh PC PMII Sidoarjo itu mengusung tema 'Tranformasi Gerakan Merawat Peradaban', Bertempat di kafe Kopi dari hati & toast omy, Kavling DPR Desa Pagerwojo, Buduran. 

Hadir dalam peringatan tersebut ratusan  anggota, kader dan alumni PMII Sidoarjo dari berbagai Komisariat Se-kabupaten sidoarjo.

Baca Juga :

Ketua umum PMII Cabang Sidoarjo, Romlah mengungkapkan peringatan harlah PMII ke 62 tahun rersebut bertujuan untuk merajut silahturahim antar anggota, kader dan Alumni lintas generasi.

"Selain memperingati harlah PMII yang ke 62 tahun Kegiatan ini juga sebagai silahturahim para kader PMII Sekaligus Alumni serta pencetusan gagasan baru", jelasnya.

Saksikan kajian keagamaan hanya di Chanel Harokah Official

Dengan Mengusung tema Transformasi gerakan merawat peradaban, Dia berharap kader PMII dapat mengisi berbagai leading sektor, termasuk dalam dunia wirausaha digital selain mengambil jalur politik.

"Ada 2 alumni yang sukses dalam bertranformasi gerakan wirausaha melalui digital marketing, yakni sahabat Muntasor owner Moonzaya dan sahabat Dimas owner haha production yang beromzet ratusan juta", tuturnya memberi motivasi pada kader yang lain.

"Tranformasi gerakan yang lainya yakni menjadi leading sektor pendidikan dan kebudayaan," imbuhnya

Disisi Lain nampak Hadir KH. Zainal abidin M.Pd, ketua Tanfidziyah PCNU Sidoarjo. Kyai Zainal sapaan akrabnya yang merupakan alumni PMII Al Khoziny itu menekankan agar anggota, kader  dan alumni PMII harus bisa berkontribusi dan mewarnai Organisasi.

"Yang  yang serius menjadi Pengurus PMII, Saya yakin akan berpotensi bisa menjadi pengurus PCNU, nanti bisa naik ke PWNU, jika perlu PBNU", Tegasnya di sambut tepuk tangan oleh kader PMII yang hadri dalam acara tersebut.

Kyai Zainal menambahkanbahwa kader PMII harus bisa memanajemen diri dalam ber-PMII. Kader PMII harus mampu bereksplorasi dalam pemikiran, kegiatan dan program kerja yang serius dan sekuat tenaga.

"Tetep ugemi dhawuhe para kyai, Lak panjenengan saged pegang prinsip niku, saya yakin jadi apapun itu bisa berkah dan bermanfaat untuk masyarakat", pungkasnya


Kontributor : Sugianto, Alumni PMII Sidoarjo

Editor : Gufron

Posting Komentar

Berikan Komentar Untuk Artikel ini?

Lebih baru Lebih lama

IKLAN